Gerakan kepramukaan sedunia tidak dapat dipisahkan dari riwayat hidup pendirinya, yaitu Robert Stephenson Smyth Baden-Powell (lebih dikenal sebagai Baden-Powell atau B-P).
1. Awal Mula Inspirasi (1907)
Sebelum mendirikan pramuka, Baden-Powell adalah seorang tentara Inggris. Pengalamannya dalam bertahan hidup dan kepemimpinan di militer—terutama saat mempertahankan Kota Mafeking di Afrika Selatan—ia tuangkan dalam buku panduan militer berjudul Aids to Scouting.
Ternyata, buku tersebut banyak dibaca oleh kalangan remaja dan guru di Inggris. Melihat antusiasme yang tinggi, Baden-Powell memutuskan untuk menguji coba ide-idenya tentang pendidikan karakter remaja dengan mengadakan perkemahan pertama di Pulau Brownsea, Inggris, pada 25 Juli – 2 Agustus 1907. Perkemahan ini diikuti oleh 20 anak laki-laki dari berbagai latar belakang sosial.
2. Penerbitan Buku “Scouting for Boys” (1908)
Sukses dengan perkemahan Brownsea, pada tahun 1908 Baden-Powell menulis kembali bukunya khusus untuk anak-anak muda dengan judul “Scouting for Boys”. Buku inilah yang menjadi masterpice dan panduan dasar gerakan kepramukaan di seluruh dunia.
Sejak buku ini terbit, gerakan kepramukaan (Scouting) mulai menyebar luas secara cepat, tidak hanya di Inggris tetapi juga ke negara-negara tetangga seperti Jerman, Prancis, Belanda, hingga ke belahan dunia lain.
3. Perkembangan Organisasi
Gerakan yang awalnya hanya untuk anak laki-laki (Boy Scouts) ini berkembang pesat hingga memunculkan divisi-divisi baru:
-
1912: Dibentuk gerakan pramuka untuk perempuan bernama Girl Guides, dibantu oleh adik perempuan Baden-Powell, Agnes Baden-Powell (yang kemudian dilanjutkan oleh istri B-P, Olave Baden-Powell).
-
1916: Dibentuk kelompok pramuka siaga dengan nama Cub Scout (Anak Serigala) dengan buku panduan The Jungle Book.
-
1918: Dibentuk kelompok pramuka penegak/pandega dengan nama Rover Scout untuk remaja usia 17 tahun ke atas.
4. Jambore Dunia Pertama (1920)
Untuk menyatukan seluruh anggota kepramukaan dari berbagai negara, pada tanggal 30 Juli – 8 Agustus 1920 diadakan Jambore Dunia Pertama di Olympia, London. Acara ini dihadiri oleh sekitar 8.000 anggota pramuka dari 34 negara.
Pada malam terakhir Jambore tersebut (6 Agustus 1920), Baden-Powell secara resmi diangkat dan dinobatkan sebagai Bapak Pandu Dunia (Chief Scout of the World).
Poin Penting untuk Diingat (Rangkuman):
Pendiri: Robert Stephenson Smyth Baden-Powell (Bapak Pandu Dunia).
Perkemahan Pertama: Pulau Brownsea, Inggris (1907).
Buku Panduan Awal: Scouting for Boys (1908).
Jambore Dunia I: Olympia, London (1920).


